Semua orang yang ada di dunia ini
pasti memiliki satu orang yang sangat dikagumi, dan yang menginspirasi dalam
menjalani hidupnya. Ketika ada seseorang yang bertanya padaku siapa orang yang
kamu kagumi dalam hidup kamu? Mulutku ini langsung menjawab mama. Ya ibu,
mother, mutter, omma, mama, mami, bunda, apapun panggilannya mama adalah sosok
wanita terbaik yang pernah aku temui dan mama terhebat yang aku punya. Dan orang
itu bertanya kenapa mama? Aku cuma menjawab 3 kata dan selebihnya menangis
tersedu-sedu. Hmm jujur aku paling sensitif kalo ngomongin tentang mama. Entah
sudah berapa juta masalah yang ia hadapi semasa hidupnya, entah berapa miliar
tetesan air mata yang mengalir dipipinya, dan entah berapa triliun kali dia harus berusaha
untuk bangkit. She is the strongest mother in the world.
Sejak kecil aku diajarkan banyak hal sama mama. Diajarin ngaji,
sopan santun, dan mama juga slalu ngajarin aku untuk berbuat baik kepada setiap
orang, ngajarin untuk sedekah. Kadang aku suka marah sama mama kalo mamah terlalu baik kaya
gitu sama orang. Masalahnya kita tuh ga kaya trus ngapain ngasih-ngasih gitu ke
orang yang punya sifat selalu ingin diberi. Dan mama tuh slalu bilang gapapa
selagi kita mampu kasian. Hmm I think She is the kindest woman in the world.
Aku sama mama tuh sebenernya banyak
perbedaannya. Mama tuh sedikit jorok kayanya. Dan aku tipe orang yang mungkin bias
dibilang terlalu sistematis. Hehe. Apa-apa tuh harus terperinci, terurut, dan
aku paling ga suka kalo uda liat ruma berantakan apalagi dapur. Aku juga ga suka
sama mama yang hobi banget nyuci tapi dia suka lupa buat ngeberesin cuciannya. Mama
juga kadang kaya anak kecil yang kalo nyuruh beli sesuatu tuh harus
cepet-cepet dibeliin kalo ga, dia bisa langsung nyuruh orang lain dan pasti
kemahalan. Secara yaaa aku tuh cewek dan cewek tu paling sensitif kalo soal
beda harga. Hehe
Trus yang bikin mama hebat tuh apanya donk?? Hehe
Aku kalo lagi berdoa kadang suka
nanya sama allah, “ya allah apa memang takdir mama itu harus seperti ini? Apa sepanjang
hidupnya dia harus hidup seperti ini? Bukankan dalam firmanmu ‘setelah
kesulitan pasti ada kemudahan’ tapi kenapa kemudahan itu sepertinya tidak ada
untuk mama. Apa dosa mama ya allah sampe dia harus menjalani hidup seperti ini?"
As a child, I always advise to end it. but she always said,
"if I decide to end it, I do not have a home for our stay". I don't
care we have a home or not, but the important thing for me is hers happiness. I
don't want you to live forever like that, forever be treated like that. all of
people this world certainly has the limit of patience and you, too. maybe now
you can survive but tomorrow, after tomorrow, next month or next year, are you
still able to survive? I'm not sure you always can wipe your tears and get up of
sadness.
And after all that he did to you, you still asked me to love
her, because there is no history of former child. Hmm you are the greatest
mother I’ve ever had, because nobody mother in the world can do what you do.
I didn't have a great dad, but at least the God gave me a
great mother. I hope I could be a child that you want, I can buy whatever you
want, I can replace your happiness that had been delayed, and I hope I can give
you a pious son in law. i will try to realize all and I hope God grant all of
this plea. amiiin
Saranghae mama, geudereul saranghaeyo, eonjekkajina