Sabtu, 25 Oktober 2014

Adab Berdoa

0 komentar
Doa adalah ungkapan ketundukan dan pengakuan seorang hamba kepada Tuhannya akan kelemahan dirinya yang disertai dengan keyakinan bahwa hanya kepada-Nyalah tempat untuk memohon doa dan mengadu segala permasalahan, Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha mengabulkan setiap doa hamba-Nya.
Allah SWT. berfirman, “berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.” (QS. Ghafir : 60)
Dalam surat lainpun Allah SWT. berfirman, “dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.” (QS. AL-Baqarah : 186)
Sesungguhnya Allah menjamin akan mengabulkan setiap doa yang dipanjatkan oleh hamba-Nya, asalkan kita percaya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW. “Allah SWT berfirman “Aku sesuai dengan prasangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan  Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari.” (HR. Muslim)
Dalam berdoa ada adab-adab yang harus diperhatikan, yakni bagaimana berdoa yang benar, kapan waktu dan tempat, serta kondisi terbaik agar doa terkabulkan, dan juga apa saja yang bisa menjadi penghalang terkabulnya doa. Jika hal-hal tersebut diperhatikan, doa seseorang pasti akan dikabulkan. Adab-adab berdoa diantaranya:
  1. berdoa sebaiknya dalam keadaan punya wudhu
  2. ketika berdoa hendaklah menghadap kiblat
  3. mengangkat kedua tangan 
  4. dengan hati yang khusyu
  5. dengan suara yang rendah, tidak terlalu keras dan tidak terlalu pelan
  6. yakin bahwa doa tersebut akan dikabulkan 
  7. doa dimulai dengan memuji Allah setelah itu membaca shalawat nabi kemudian baca doa yang dikehendaki
  8. diakhiri dengan shalawat dan memuji Allah
  9. waktu dan tempat yang paling baik untuk berdoa: pada hari arafah (9 Zulhijah), hari jumat, bulan ramadhan, saat berbuka puasa dan sepertiga malam terakhir.

Namun bentuk pengabulan dari permohonan doa tersebut ada yang langsung ataupun ditunda dengan tujuan agar seorang muslim lebih memperbanyak tangisan, merendahkan diri, dan berdoa kepada-Nya, atau Allah akan memberikan sesuatu yang lebih baik dari apa yang diminta, atau Allah akan menolak bala dengan doa tersebut. Sungguh Allah lebih mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya.
Rasulullah SAW. bersabda, “tiada seorang berdoa kepada Allah dengan suatu doa kecuali dikabulkan-Nya dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal, yaitu dipercepat terkabulnya (doa) baginya di dunia, disimpan (ditabung) untuknya sampai di akhirat, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah (bencana) yang serupa.”
Yakin dan percaya bahwa Allah Maha Murah Hati, yang tidak akan membiarkan hamba-Nya menengadahkan tangan memohon kepada-Nya lalu dibiarkan kosong dan kecewa..

Selasa, 21 Oktober 2014

Fakta Yang Subhanallah Banget Tentang Membaca Al-Quran

0 komentar
Alquran adalah kalam Allah SWT berupa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur-angsur sebagai petunjuk bagi umat manusia hingga akhir zaman, yang diawali dengan surat Al-Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Nas, dan membacanya termasuk ibadah.
Seseorang yang selalu berinteraksi dengan AL-Quran, yaitu dengan mengimaninya, menerapkan tajwid dan makhraj dalam membacanya, mendengarkan, menghafalkan, memahami maknanya, ataupun mengamalkannya dengan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupannya, maka ia akan mendapatkan keutamaan dan kemuliaan di sisi Allah SWT baik di dunia maupun di akhirat. keutamaannya yaitu:

1. Mendapatkan pahala yang berlipat ganda
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. “barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitabullah (Al-Quran) maka baginya satu kebaikan, dan kebaikan itu akan dilipatkan sepuluh kali pahala. ” (HR. At-Tirmidzi)
2. Diampuni dosanya dan tidak disiksa oleh Allah SWT
3. Mendapat syafa’at (pertolongan) dari Al-Quran
4. Mendapatkan nikmat (derajat) kenabian, hanya saja ia tidak mendapatkan wahyu
5. Dikategorikan sebagai orang yang baik secara lahir dan batin
Rasulullah bersabda, “perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Quran seperti buah sitrun yang baunya harum dan rasanya sedap. Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Quran seperti buah kurma, tidak berbau dan rasanya manis. Perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Quran seperti sekuntum bunga, baunya harum dan rasanya pahit. Perumpamaaan orang munafik yang tidak membaca AL-Quran seperti buah hanzalah tidak berbau dan rasanya pahit” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
6. Termasuk dalam golongan yang terbaik
7. Mendapatkan kedudukan yang sangat tinggi di Surga
8. Dikumpulkan bersama para malaikat
9. Mendapatkan derajat yang tinggi di sisi Allah SWT
10. Mendapat pemberian yang paling utama dari Allah SWT
11. Orang tuanya mendapat nahkoda kemuliaan di akhirat
12. Menjadi keluarga Allah yang berada di atas bumi
13. Mendapatkan ketentraman dan rahmat
14. Rumah yang didalamnya dibaca ayat-ayat Allah akan terlihat oleh penduduk langit yaitu para malaikat, dan rumah yang tidak disebut didalamnya ayat Allah ibarat rumah YAHUDI dan NASRANI
15. Setan akan lari dari rumah yang dibaca didalamnya surat Al-Baqarah


Subhanallah, sungguh kenikmatan yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya. ketika kita membaca hanya satu ayat al-quran saja kita tidak hanya mendapatkan pahala tapi juga mendapatkan keistimewaan lainnya yang allah janjikan untuk para pembaca alquran. semoga setelah mengetahui keutamaan dari membaca al-quran membuat kita semakin ingin dan tidak mau melewatkan hari tanpa membaca al-quran setidaknya ONE DAY ONE AYAT. 

Senin, 20 Oktober 2014

My Metamorphosis

3 komentar
Ini Sinta kecil yang lucu, ngegemesin dan juga boyish girl yang dulunya ternyata doyan ngemot. hehe
yang paling aku ingat ketika aku kecil itu, pernah suatu hari aku dipanggil AA karena gaya aku dulu emank lebih mirip cowo. soalnya mungkin karna lebih deket sama kaka laki-laki daripada yang perempuan. jadi kiblat fashionnya ngikutin dia.

Ini foto aku waktu pemotretan raport SD. polos banget plus BULET. yaaa sekarang juga masih sebenernya. dan waktu itu makeup nya masi sama mama. yang paling aku inget tuh tiap pergi sekolah rambutnya selalu dikuncir atau kalo ga dikepang biar keliatan cewenya katanya.hehe
waktu kecil aku manja banget. kelas 4 SD tuh aku baru bisa iket tali sepatu sendiri, mandi sendiri pake baju sendiri. dan kalo ada yang aku ga bisa ketika belajar aku pasti nangis. hehe


Kalo yang ini udah SMP deh kayanya. ini itu difoto dirumah dan dulu tuh belum famous banget difoto studio jadi masi pake poling atau poto keliling. 

 ini Sinta ABG hehe uda keliatan feminimnya, dan alay nya juga uda mulai kerasa. tiap uda difoto pasti diedit dulu dan disisipin teks alay kalo ga kaya gitu rasanya kurang mantap.




 ini aku pas SMA, dan dari dulu ternyata hobiku itu yaaa selfie. tempat favorit selfie ya di kamar, soalnya ga ada yang liatin jadi bisa lebih bebas berekspresi. kalo difotoin tuh kadang suka mati gaya



ini aku yg uda mulai seneng dandan dan uda mulai pake kerudung, tiap abis kemana2 atau mau pergi kemana pasti selfie kalo ga manggil orang rumah buat fotoin. 



dan ini Sinta Indah Mulyani yang sekarang. sudah keliatan lebih dewasa dan alhamdulilah masih istiqomah dengan kerudungnnya. 



Cerpen: MENCINTAI DALAM DIAM

0 komentar

Benarkah ini yang namanya cinta? Entahlah, yang kutahu setiap bertemu denganya detak jantungku tak lagi seirama. 

Aneh sekali bukan? Padahal baru beberapa kali bertemu, tapi perasaan  itu sungguh sangat mengganggu. Aku sering senyum-senyum sendiri, saat dengan sembunyi-sembunyi mengintip facebooknya. Sekedar ingin tahu kabarnya, meski jarang menyapa walaupun sedang sama-sama online.  Pernah beberapa kali ada obrolan lewat inbox, berbagi cerita, tawa dan canda. Dan setelahnya, aku sendiri yang menerka-nerka perasaan aneh yang berkecamuk di hatiku.

Mungkin saja angin yang terlalu lembut menyampaikan pesan, pada harap yang kusemai di setiap sujud malamku. Namun aku tak berani mengatakan, hanya memendamnya dalam-dalam. Sebab dia pun masih biasa-biasa saja, bahkan kadang terkesan dingin.

Perasaan aneh itu aku pendam hampir setahun lamanya, masih mengakar bahkan kian berkembang saat pertemanan kita semakin dekat. Dan setahun itu aku mulai merawat rindu di taman hatiku kepadanya. Hingga suatu senja, di kala langit merona jingga, dia datang membawa kabar gembiranya, seketika langit mendadak mendung, dan hujan mengambang di langit hatiku.

“Sya tau ga, aku lagi jatuh cinta.” katamu dengan suara penuh syahdu, namun serasa bagai petir yang menyambar telingaku.
“Selamat ya Ren, akhirnya kamu punya pujaan hati juga.” jawabku, dengan segera memalingkan wajah kecewaku agar tak nampak olehnya, lalu dengan susah payah aku sunggingkan senyum.
“makasih Sya, aku seneng banget meskipun yaaa harus jarak jauh.” Ucapnya menjelaskan.
"Dekatkanlah dengan doa Ren, kamu harus semangat, perjuangkan terus kebahagiaan kamu oke!”
Aku selalu berusaha menyemangatinya, ketika dia mulai menyerah. Aku sembuyikan segala perasaan cemburuku, aku tak ingin sahabatku kecewa. Biarlah dia merawat mawar yang sedang tumbuh di berandanya, sebab aku tahu, dia sangat menginginkan keindahan dan kebahagiaan ada di hari-harinya.

Kamu gak usah cemburu Sya, biarkan dia bahagia dengan cintanya. Pendam
dalam-dalam perasaanmu itu, dia hanya menganggapmu sahabat, tak lebih
dari itu! lirihku membatin.

**

Seminggu sudah tak ada lagi kabar dari Rendi, mungkin dia sudah lupa
sama aku, atau dia sedang sibuk dengan kebahagiaannya. Baru saja terlintas tentangnya, tiba-tiba dia datang menyapaku kembali.

“Sya, kamu kemana aja sih? Aku lagi bingung neh, kayanya kebahagiaan itu mulai menjauh deh”
“Aku ada aja. kamunya sibuk pacaran sih. Emangnya kenapa Ren?” Tanyaku penasaran.
“Gak tau Sya, dia tuh cewe yang ngebingungin tau ga. marah diem, bete diem, kan aku jadi bingung harus gimana”
“Sabar Ren, namanya juga pacaran pasti ada bingungnya“ucapku dengan sedikit bercanda.

"ih elu Sya ga jelas banget"
Rendi pun tersenyum, dan aku hanya mampu memandang senyumannya. Ah,
senyuman itu...senyuman yang selalu menggetarkan hatiku. 

“oya Sya, kamu sama ka Eza gimana?”
“Apa sih Ren ko jadi nyambung kesana” jawabku sambil memalingkan muka yang kemudian ditahan Rendi dengan pegangan erat dipundakku. Dia menarikku sehingga seperti tak ada jarak diantara kita, sungguh situasi yang membuatku ga karuan.
“Sya, aku tau perasaan ka Eza ke kamu kaya gimana dia beneran sayang sama kamu bahkan dia rela ngelakuin apa aja demi kamu Sya. Kalo kamu ga percaya aku saksinya. Aku berani jamin kalo ka Eza ga akan ngecewain kamu. Kamu mau ya jadi pacar dia. Please ”
Degg!!! Serasa ada pukulan mendarat ke dadaku, sesak! Bagaimana bisa lelaki yang aku kagumi, aku cintai, memintaku pacaran dengan orang lain.

“maaf Ren, kalo kamu merasa sahabat aku kamu ga akan ngelakuin kaya gini” dan aku pergi meninggalkan Rendi, dengan menahan tangisku dan luka dihatiku yang teramat sakit.

Andai kamu tau Ren setiap pagi membuka mata ada kerinduan yang menjelajahi hatiku, sebuah kerinduan yang amat tinggi yang menyentuh langit-langit hatiku. Tapi kamu menambahkan awan hitam dan petir ketika aku mulai bermimpi tentangmu yang melihatku bukan lagi sebagai sahabat melainkan sebagi seseorang yang mencintaimu.

***

Setelah hari itu, hari-hariku kembali sepi. Namun tidak dengan rindu dan cinta yang aku miliki, semakin hari aku semakin mencintai dan menggilaimu. Aku tak ingin menjauhimu meskipun luka mulai diam-diam  tergores dihatiku. Setiap kali aku berusaha membencimu, rasa benci itu hilang seketika saat aku mengingatmu. Padahal sudah jelas, Rendi telah mempunyai kekasih dan dia lebih mengaharpkan aku untuk memilih orang lain dibandingkan dengannya. Terbuat dari apa hatiku? Begitu kuatnya aku memendam perasaan ini. Perasaan yang sebenarnya menyiksaku. Ah entahlah!

Hampir sebulan aku dan Rendi tanpa saling bertukar kabar. Dan aku mulai bosan dengan rutinitasku. Aku memilih pergi ke suatu tempat untuk mengasingkan diri, setidaknya mencari sebuah ketenangan. Tapi mungkin sudah menjadi takdir Tuhan, akhirnya aku kembali bertemu Rendi.

"Sya kemana aja ih kangen tau, kangen yang suka jailin tau ga" ucap Rendi sambil tersenyum.
 
Aku melihat lagi senyum itu Tuhan, senyum yang menerbangkan sayap-sayap kecilku, senyum yang selalu membuatku menggilaimu, dan aku ingin terus gila, ingin terus sakit jiwa dan aku akan tetap mencintaimu seperti ini. Ya jatuh cinta diam-diam dan merasakan perasaan ini sendirian. Membiarkan perasaan ini tertuju padamu dan membiarkan namamu terukir indah dihatiku.

Biarlah aku melakukan caraku  sendiri untuk mencintaimu. Memilih untuk diam, memperhatikanmu dari jauh, atau mendoakanmu diam-diam. Setiap orang punya caranya sendiri untuk jatuh cinta tanpa membaginya dengan orang yang dia cinta. Setiap orang juga punya cara sendiri untuk berbagi tawa dan menyembunyikan tangisnya sendiri. Dan aku punya caraku sendiri tentang rasaku, rasa cintaku yang aku ungkapkan dalam diam.

Pria Idaman

0 komentar
pria idaman, siapa sih yang ga punya kriteria pria idaman? semua orang termasuk aku, pasti memiliki kriteria pria idaman yang dijadikan patokan dalam memilih pasangan hidup. dan hari ini aku mau share tentang kriteria pria idamanku
1.      SOLEH
Kriteria pertama ini wajib banget dimiliki laki-laki. Kenapa? Karena kita hidup itu tidak hanya didunia tapi juga diakhirat. So, kita membutuhkan lelaki soleh dengan akhlak yang baik dan juga iman yang kuat untuk membimbing dan mendidik kita menjadi istri solehah. dan yang namanya soleh otomatis setia dan bertanggung jawab.
2.      Mapan
menikah itu bukan soal cinta tapi lebih ke realistis. Karena ketika kita memutuskan untuk berumah tangga, yang jadi pokok pembicaraan itu sudah bukan lagi tentang aku cinta kamu aku sayang kamu tapi soal bayar listrik, beli beras, biaya pendidikan anak dan kebutuhan lainnya. Memang uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang. cuma bagaimana kita menyikapi kata "mapan" ini, karena memang kriteria mapan tiap orang itu berbeda-beda. kalo menurut aku sih lelaki yang bisa dikatakan mapan itu jika dia bisa menghidupi keluarganya dengan layak.
3.      Terlahir dari keluarga yang harmonis dan baik
Sebenernya kriteria yang satu ini penting ga penting sih, Cuma kalo buat aku ini penting banget karena ketika kita memutuskan untuk menikah dengan seseorang maka kita akan menjadi bagian dari keluarganya. Ga kebayang kan kalo misalnya kita punya mertua yang cerewet, gampang marah, nyebelin, intinya ga bersahabat sama kita mau seperti apa nanti hubungan kita dengan keluarga mertua? Berbeda dengan keluarga yang harmonis yang seluruh anggotanya sangat welcome dengan kehadiran kita, pasti bakal ngerasa bener-bener menjadi menantu.
4.      Tampan
Banyak yang bilang “tidak perlu tampan yang penting mapan, dan tidak perlu perfect yang penting respect”. Tapi buat aku kata-kata itu BULSHIT banget. secara dalam silsilah datangnya cinta, itu kan berawal dari mata kemudian turun ke hati. berarti jelas banget kalo sebenarnya fisik itu penting. tapi balik lagi ke pribadi masing-masing, karena yang namanya tampan atau cantik itu relatif. jadi kalo buat aku sih yang penting tampan menurut diri sendiri itu sudah lebih dari cukup. misalnya yang tinggi yang mancung setidaknya untuk memperbaiki keturunan agar nanti punya anak-anak yang tidak hanya soleh dan solehah tapi juga rupawan. 
Mungkin kriteria ini terlalu sempurna untuk seorang lelaki, tapi aku percaya bahwa Allah SWT telah mempersiapkan lelaki sempurna ini untuk menjadi teman hidupku didunia dan diakhirat. amiiin 
 

Catatanku Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez